Festival HS Indonesia II telah berlangsung, selama 2 hari yang meriah dan penuh makna.
Lalu apa yang utamanya bermakna setelah festival itu berlangsung?
Pertama adalah terbentuknya AsahPena Kota Tangerang Selatan, asosiasi sekolahrumah dan pendidikan alternatif, yang memposisikan para pesekolahrumah di Tangerang Selatan lebih kuat. Setelah Festival, ada undangan dari Dinas Pendidikan Tangsel untuk tampil dalam acara Lomba Kreativitas TK-SD-SMP Kota Tangsel, pembina AsahPena adalah Pak Ngatmin, yang adalah Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Tangsel.
Para pesekolah rumah, yang diwakili oleh Komunitas Sekolahrumah Pelangi, memperkenalkan diri kepada para petinggi Kota Tangsel, termasuk di hadapan Walikota, Kadisdik, Kabid PNFI dan sebagainya. Sedikit banyak para petinggi ini surprise, ada homeschooler tampil dan mereka adalah anak-anak Kota Tangsel.
Selang seminggu kemudian, kami juga diminta Direktorat Kesetaraan Depdiknas tampil dalam acara Pameran Pendidikan 2009. Walaupun hanya sejam, dari acara selama 3 hari itu (10-11-12 Agustus 2009), dan dipanggung kecil (3x3m) Dirjen PNFI. Menarik sekali bahwa Direktur Kesetaraan juga ikut menyimak penampilan anak-anak sekolahrumah.
Kepala Bidang PNFI Disdik Kota Tangsel, ternyata juga mengundang kamis ebagai Ketua Asahpena Kota Tangsel, untuk menyusun Program dan Anggaran Bidang PNFI Kota Tangsel 2010, bersama dengan ketua-ketua perhimpunan kursus, paud, pkbm, penilik pls, dll. Suatu model perencanaan bottom up yang sangat baik.
Setelah jeda lebaran, ada 2 acara yang cukup berarti untuk dilakukan, yaitu 1) lokakarya Komunitas PNFI dan 2) seminar homeschooling di hadapan para kepala sekolah formal dan petinggi pendidikan formal. Dua acara ini akan dipersiapkan secara maksimal.
Salam
Budi Trikorayanto & Erlina VF Ratu
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
Ibu Erlin dan pemenang IDM 2005
Kompetisi IDM 2005 mencari ide-ide inovatif dan dapat direplikasi untuk menolong masyarakat prasejahtera dalam bidang pendidikan, gender, lingkungan, kesehatan dan pembangunan Aceh, diselenggarakan Worl Bank di berbagai negara
0 komentar:
Poskan Komentar